Selasa, 01 Januari 2019

Insomnia, Indomie, dan Indogratisisasi

Assalammu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Insomnia, Indomie, dan Indogratisisasi?
*ini bukan endorse yak, tapi kalo misalkan Indomie mau endorse juga boleh banget. Haha

Pada suatu malam yang dingin, Hachi mencari ibunya. Eh ga deh, maksudnya gue terbangun. Kira-kira jam menunjukan pukul 00.30 W.I.B

Saat itu gue pun mencoba untuk tidur kembali, tapi sialnya gue
termasuk orang yang susah tidur kembali setelah terbangun. Gue juga heran sih, kok orang-orang kayak gampang banget ya tidurnya. Ada temen gue, sangkin gampangnya tidur, dia bisa tidur dalam kondisi apapun dan dimanapun. Pernah waktu itu, dia lagi nonton drama korea di leptop, eh dia malah ketiduran, padahal film nya belum dimulai.

Oke lanjut ke cerita gue, karna gue susah untuk tidur lagi, kebetulan perut gue juga udah laper, gue pun memutuskan untuk makan, dan pilihannya adalah indomie.

Sebagai anak kostan sejati, tentu indomie menjadi penyelamat di kala tanggal muda. Kok tanggal muda? Bukannya tanggal tua? Itu kan orang-orang, klo gue, duit kiriman dari orangtua ga gue abisin buat makan enak, nah  dari awal bulan sampai pertengahan bulan, gue makan di warteg. Nah pad akhir bulan baru gue beli makan yang enak, kaya sate, tongseng, pizza, dll.

Dan sebagai anak kostan sejati, seharusnya sudah menstock indomie di kostan. Sialnya lagi, stock indomie di kostan gue abis. Pikiran untuk makan indomie pun sempat gue lenyapkan, dan mencoba untuk tidur lagi saja. Tapi, lagi dan lagi gue kesulitan untuk tidur. Mau tidak mau, gue harus makan. Ada beberapa opsi saat itu, makan nasi+ayam di MCD (kebetulan MCD dket sama kostan gue, tinggal jalan dikit dan nyebrang, juga buka 24 jam),  beli indomie di indomart lalu masak di kostan, beli indomie di warkop makan di tempat, atau beli indomie di MCD (emang ada ya?). Gue pun memutuskan untuk beli dan makan indomie di warkop.

"Beh, Indomie goreng double pake telor, nasinya setengah" kata gue. Saat itu, cuma ada gue dan ada satu pelanggan lainnya yang juga makan indomie. Beberapa menit kemudian, indomie yang gue pesen pun sudah siap. Gue pun melahap indomie tersebut dengan penuh kekhidmatan. Tiba-tiba datanglah seorang anak muda dengan motornya ke warkop tersebut.

"Beh, bungkus kopi item ya, sama es extrajoss". Katanya. Sambil menunggu pesanannya siap, diapun memesan kembali "beh minta air putih pake batu es di gelas". Sang babeh menyediakan terlebih dahulu air putih pake batu es itu. Tanpa basa-basi pemuda tersebut langsung meneguk air putih pake batu es dengan sekali tegukan 🤣, hehe ngga gitu juga, yang ada dia radang ntar. Intinya pemuda tersebut langsung minum air putih pake es tersebut sampai habis.

Lalu pemuda tersebut bangkit dari kuburnya, ya ngga dong, serem juga kalo bangkit dari kubur. Maksud gue pemuda tersebut bangkin dari tempat duduknya dan segera membayar. "Beh, kopi sama es extrajossnya berapa?" katanya. "8 ribu" jawab Babeh. Pemuda tersebut langsung mengeluarkan uang 8 ribu dan menyerahkan ke si babeh, sambil mengatakan "air putih sama batu es nya gratis kan beh". Lalu pemuda tersebut meninggalkan warkop tanpa mengkonfirmasi terlebih dahulu, apakah itu benar gratis atau perlu membayar?

Sepengamatan saya, muka si Babeh agak masam ketika pemuda tersebut mengatakan gratis, di lain sisi, saya juga pernah memesan di warung lain kalau air putih pake batu es (es tawar) itu bayar 1.000 rupiah. Mungkin nilainya kecil di mata pemuda tersebut, tapi itu sangat berarti bagi para penjual khususnya si babeh ini.

Oke dari cerita tersebut saya ingin menyatakan bahwa sikap meminta gratisan sangat tidak baik. Saya bisa menyebutnya gratisisasi, dan karena ini di Indonesia, maka sebutannya menjadi indogratisisasi. Yang artinya adalah orang Indonesia dengan mental meminta gratisan. Trus apakah yang gratis itu gaboleh? Sangat boleh, tapi liat kondisi dan situasi.

Sebagai contoh, ketika ada promo beli satu gratis satu, maka itu sangat boleh. Karena kondisinya, si penjual mengatakan secara langsung atau tidak langsung bahwa ada hal gratis di sini. Atau ketika ada promo makan ayam penyet gratis nambah nasi dan es teh, ayamnya juga gratis. Nah ini mubazir klo ga dieksekusi.

Berbeda halnya seperti kasus di warkop tadi, dimana si babeh tidak mengatakan gratis, namun si pemuda trsebut sebagai konsumen tanpa konfirmasi terlebih dahulu meminta gratisan. Ini yang Gaboleh. Contoh lainnya adalah ketika temen lu yang bisa desain, lalu dengan sangat lancang anda meminta desain gratisan, ini sangat kurang ajar 🤣.

Sekian dulu tulisan gue, semoga bisa dicerna dengan baik, dan mental gratisisasi segera diubah.

Sabtu, 28 Juli 2018

Menuju Baik part 2

Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh

Ciputat, 29 Juli 2018

Kembali lagi di blog saya yang penuh inspirasi (haha pede banget yak). Sejujurnya saya juga gatau blog saya ini menginspirasi atau tidak, karena kalian lah para makhluk-makhluk omnivora (pembaca) yang bisa menilai. Kalo emang blog saya ini menginspirasi dan bermanfaat, Alhamdulillah. Tapi kalau ga menginspirasi, berarti anda bohong, jujurlah pada hati anda sendiri (maksa ya :D). Dan saya butuh bantuan kalian untuk kasih masukan, kritik, ataupun saran buat blog saya ini, demi masa depan dunia yang lebih baik. Oke langsung aja, kali ini saya mau lanjutin pembahasan perjalanan hidup saya di post sebelumnya.

Angin berhembus pada malam, ditemani sang rembulan, bintang bersinar sebagaimana mestinya, dan banyak manusia yang so’ so’an. Menuju baik adalah perjuangan, menuju baik adalah proses, dan tidak ada yang mudah dalam perjuangan. Kalaupun itu mudah, hanyalah kebetulan. Bukan berarti saya yang menulis ini menganggap diri sudah baik, sungguh bukan. Yang ingin saya katakan adalah, setiap insan memiliki pilihan, apaah dia mau mengikuti syaitan atau melawan. Ya, betul, menuju baik adalah langkah melawan syaitan. Janganlah anda mengolok-ngolok mereka yang sedang menuju baik, tapi bantu dan supportlah, jika tidak bisa maka diamlah.

Saya, Muhammad Faiz Fikri, manusia yang sempat hilang arah dan tujuan, kembali ditemukan dan mencoba mencari jalan menuju kebaikan. Saya harap, andapun menjadi bagian dalam perjalanan, jika tidak mau, maka jadilah penonton.

Masih cerita di tahun 2015 tentang pengalaman hidup. Saya yang saat itu memutuskan dan bersikukuh untuk tidak pacaran. Tidak mulus jalannya, banyak sekali cobaan dan terpaan. Di mulai dari lingkungan yang mayoritas pacaran, dan jomblo yang menjadi bulan-bulanan, sungguh berat nian. Hei anda, para wanita, dengarkanlah kesaksian dari laki-laki yang hina ini, tidak mudah bagi kami untuk menundukkan pandangan, meskipun memandang diperbolehkan, kadang menjadi larangan. Saya mengutip perkataan syaidina Ali (saya lupa pernah baca di mana, jadi mohon maaf tidak dicantumkan sumbernya). Beliau berkata “Pandangan pertama yang tidak disengaja oleh kalian adalah untuk kalian, pandangan selanjutnya yang disengaja adalah dosa untuk kalian.” Jadi tidak mudah bagi laki-laki untuk menundukkan pandangan, karena sudah nalurinya tertarik kepada lawan jenis. Ditambah lagi dengan make-upan dan wewangian, hal itu semakin membutakan. Alangkah baiknya, yang wanita tidak mengumbar kecantikan, dan lelaki menundukkan pandangan.

Saya yang saat itu ditunjuk sebagai ketua KOMPUSER untuk sementara, dan tidak digaji, juga tidak menggaji. Kebetulan, kami (KOMPUSER) ingin mengadakan kegiatan di awal tahun 2016, dan persiapannya dimulai sejak akhir 2015. Jujur saja, meskipun saat itu saya tidak pacaran. Namun, beberapa kali saya sempat dekat dengan beberapa wanita. Pertama, sebut saja namanya Melati (tentu bukan nama sebenarnya). Jadi, Melati ini adalah teman dari teman saya yang seorang mahasiswi kebidanan saat itu. Kenapa kami bisa kenal? Zaman itu masih banyak yang menggunakan aplikasi BBM dan melakukan promote-promotan pin. Dan kebetulan, saat itu pin dia saya add. Kami pun mulai chattan dan berkenalan, singkat cerita saya mulai melakukan gombalan.

Setelah beberapa bulan kenalan (meski hanya lewat chat), saya pun mulai merasa nyaman. Saat itu, Melati dan dua temannya pergi ke kawasan Kota Tua, Jakarta. Kenapa saya tau? Karena mereka memasang DP (foto) sedang di Kota Tua. Sontak saja, saya langsung bertanya kepada Melati, hingga timbullah percakapan yang kurang lebih seperti ini.
S= Saya, M=Melati;
S: “Lagi di Kotu yah?”,
M: “Iya,”
S: “Sama siapa aja?”
M: “Sama ****** dan ****.”
S: “Oh,”
M: “Iya, kesini aja iz, temenin”.
S: “Emang sampe kapan disitu?” (Saat itu jam menunjukan pukul 12.30 W.I.B)
M: “Sampe sore kayanya”
S: “Ok,”
M: “Ok apa nih?”
S: “Otw situ.”

Kebetulan saat itu sedang tidak ada jadwal kuliah, lalu saya pun melakukan perjalanan dari Ciputat menuju Kota Tua menggunakan APTB (Transjakarta) yang memakan waktu kurang lebih dua jam. Singkat cerita, tibalah saya di Kotu pukul 14.30 W.I.B. Dan sayapun mulai mencari keberadaan mereka, ketemulah kami di cafe Batavia (kalo ga salah namanya itu). Kami pun duduk berdampingan berempat (di Kotu ada kaya berbentuk batu gitu buat duduk) dan si Melati ini tepat di samping saya. Lalu timbullah percakapan yang mungkin membosankan tapi mengesankan, karena jujur saat itu saya tidak pandai untuk memulai komunikasi secara langsung terhadap orang yang baru dikenal. Setelah sempat ngobrol sebentar (banyakan disamper pengamen). Melati bilang “Iz, maaf yah, ini si **** minta pulang.” Saya pun menjawab dengan santai, “Oh iya gapapa santai aja” padahal dalam hati (baru juga ngobrol sebentar). Melati kembali memulai obrolan “Beneran gapapa nih, jadi gaenakan”. Saya pun menanggapi “Iya gapapa, lagian ini mau ke Senayan, mau ketemu temen” (padahal kagak).

Saya mengantar Melati dan teman-temannya menuju stasiun Kota Tua, karena mereka kuliah dan ngekost di daerah Tangerang Kota, dan transportasi publik untuk menuju kesana menggunakan kereta. Saya mengantar mereka hanya sampai pintu masuk stasiun, setelahnya saya langsung menaiki APTB  yang jaraknya berdekatan dari pintu masuk stasiun untuk kembali pulang ke Ciputat, kota kecil penuh kenangan. Itulah pertemuan pertama kami, yang tanpa direncakanan, singkat namun berkenan. Selepas pertemuan itu, kami pun semakin akrab.

Beberapa bulan kemudian, KOMPUSER yang saat itu ingin mengadakan kegiatan, yang merupakan kegiatan pertama kali dan tidak ada dana sama sekali. Kami memutuskan untuk mengajukan proposal ke berbagai perusahaan. Saat saya, bersama rekan saya, Juma dan mba Indah berkeliling ke berbagai perusahaan untuk mengajukan proposal (dan ini pertama kali bagi saya :D). Di saat itu juga, Mentari ngajak nonton bioskop di daerah Balai Kota. Sungguh pilihan yang sulit, di satu sisi saya harus menjalankan tugas saya, yaitu mengajukan proposal ke perusahaan, dan di sisi lain, ini merupakan kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali untuk kembali mendekatkan diri sama Mentari. Saya pun memutuskan untuk tetap manjalankan tugas saya berkelana ke berbagai perusahaan. Saya berpikir bahwa tugas ini demi kemaslahatan ummat lebih penting daripada kepentingan pribadi. Asiik.

Ok, cukup sampai di sini dulu ceritanya, lanjut nanti.

Rabu, 18 Juli 2018

Menuju Baik Part 1

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Kali ini gue bakalan bercerita tentang perjalanan hidup gue (ceileh), maksud gue cerita tentang kehidupan gue menjadi jomblo selama beberapa Tahun. Pada Penasaran gak? Apa? Enggak? Yauda deh gue gajadi cerita. Penasaran? Okelah bakal gue ceritain. So Dibaca ya guys kisah gue.

Semua itu bermula saat gue kelas XI SMA dan mau naek ke kelas XII. Buat yang belum tahu, gue sekolah di salah satu SMA Negeri yang ada di Jakarta, eh SMA Negeri emang cuma ada satu yah di Pulau Seribu, tepatnya di Pulau Pramuka yaitu SMAN 69 Jakarta. Gue jurusan IPA tapi sampe sekarang gue masih belum mengerti tentang fisika, kimia, dan biologi. Kebetulan saat itu gue terpilih sebagai ketua OSIS.

Ok kita lanjut ke cerita, saat itu sudah selesai semester 2 dan akan memasuki semester 1 gue naek ke kelas XII. Di Sekolah kami ada tradisi atau program Tadabbur alam yang dimana di organisir oleh anak-anak Rohis dibantu dengan anak OSIS. Jadi, kegiatan Tadabbur alam adalah sebuah kegiatan yang dimana anak kelas X (sebagai peserta) dam kelas XI (sebagai panitia) didampingi guru-guru pergi ke suatu tempat alam terbuka dengan tujuan pembekalan materi-materi keislaman dan kepemimpinan.

Dan kebetulan, tempat yang dipilih untuk lokasi tadabbur alam adalah di Sukabumi, Jawa Barat. Di sana kami menyewa sebuah villa yang cukup luas, dan halamannya pun luas. Singkat cerita, isi materi tadabbur alam kali itu adalah tentang mencari jati diri, taubat, mengenal Tuhan dan Rasul lebih dalam, Pelatihan Sholat khusuk dan masih banyak lainnya.

Alhamdulillah dari kegiatan tersebut banyak bekal yang kami dapati, termasuk gue yang seorang panitia juga ikut mendapatkan pembekalan. Di mulai dari situlah gue mulai berhijrah, gue sering menangis ketika sholat dan membaca al-Qur’an. Selain itu, sholat gue menjadi lebih panjang (lama) dari biasanya. Gue juga memutuskan untuk tidak pacaran lagi yang dimana kondisi saya saat itu masih pacaram.

Materi-materi yang disampaikan pada tadabbur alam masih terngiang-ngiang di kepala gue. Dan terus gue pegang sampai memasuki kelas XII. Sebagai ketua OSIS, gue menjadi panitia Masa Orientasi Sekolah (MOS). Dari sinilah cobaan terus menghampiri gue. Pada awal awal sekolah gue masih istiqamah dengan hijrah gue. Sampai saat itu, ada mantan yang ngajak balikan, dan gue tolak. Karena saat itu pikiran gue bahwa pacaran adalah haram.

Namun, syaitan tetaplah syaitan yang tugasnya menggoda anak cucu adam sampai hari kiamat untuk mau mengikuti jalan mereka. Dan gue pun termakan godaan syaithan. Gue yang saat itu bersikeras untuk tidak pacaran mulai goyah, gue mulai mendekati seorang perempuan, yaitu adik kelas gue. Gue pun tidak terlalu ingat, gimana ceritanya gue dan dia bisa deket. Kami pun chattingan, sampai tumbuhlah perasaan suka (namanya juga cinta monyet). Dan pada akhirnya kami pun jadian. Pupuslah semua ajaran ajaran saat tadabbur alam dahulu.

QS. Al-Baqarah [2] : 168`

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu."

Pada mulanya, saat kami jadian, masih belum berani telponan, hanya lewat chat bbm dan sms saja. Namun, lama kelamaan mulai berani telponan, mulai berani panggil sayang, mulai berani jalan berduaan. Sungguh, sangat jauh sekali dari ajaran agama. Saat itu, gue berpikir bahwa pacaran tidak dosa jika pacarannya baik baik saja, pacaran yang ngajak sholat, ngajak ngaji, ngingetin makan, dan tidak sampai melakukan hubungan badan. Sungguh, anggapan yang sangat keliru sekali saya saat itu, karena terbawa nafsu dan memungkiri kalimat kalimat Ilahi yang sebenarnya sudah tahu tapi tidak dijalankan. Astaghfirullah.

Semakin hari, kami pun semakin so sweet (kata-kata yang terlontar saat masih zaman cinta monyet). Sampai bisa dibilang dunia menjadi milik kita berdua. Hubungan kamipun terbilang cukup awet yaitu selama dua tahun. Dan saat itu saya sudah masuk kuliah, sedangkan pacar gue masih sekolah karena dia adek kelas gue, di bawah 2 tahun dari gue.
Dan pada saat gue kuliah, banyak cobaan yang menghampiri hubungan gue. Saat itu gue ikut Multi Level Marketing. Dan hampir setiap hari gue luangin waktu buat ngejalanin itu. Gue pun udah jarang hubungi dia, sampai beberapa bulan. Selain itu, gue juga diterpa beberapa kabar bahwa dia sering jalan sama cowok lain.

Saat gue memasuki semester 3 perkuliahan, hubungan gue sama doi semakin renggang. Saat itu gue coba memperbaiki hubungan dengan dia. Gue inget banget waktu itu sehari sebelum puasa di Tahun 2015 gue menciba baikan dan ngajak ketemuan di hari pertama puasa. Dan tahu apa yang terjadi? Malam hari itu, selesai tarawih, gue memutuskan untuk menonton youtube. Entah kenapa yang muncul pertama kali di beranda youtube gue adalah film “Cinta Shubuh” karya Film Maker Muslim, Daqu movie. Mungkin Allah sudah mengarahkan jari jemari ini untuk menonton film tersebut.

Dari situ gue mendapatkan tamparan keras, bahwa tidak ada namanya pacaran yang islami. Yang ada hanyalah pacaran setelah menikah. Jadi keputusannya adalah halalkan atau tinggalkan. Karena kondisi gue saat itu masih kuliah semester awal dan belum ada mata pencaharian, serta menurut gue bahwa cewek ini emang ga pantes buat gue, jadi gue memiiih untuk meninggalkan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ ٨:٥٦

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. [Al Qashash/28 : 56]

Dan gue baru sadar bahwa ada banyak sekali kerugian saat kita pacaran.Waktu terbuang sia-sia, uang juga terbuang, sering galau gak jelas, dan kalau pacaran itu hanya akan menabung dosa. Kalau nabung duit sih bolehlah, tapi kalau dosa, siapa juga yang mau.

Pada pagi harinya, dia chat “Yang, jadi ga ketemu hari ini?”. Gue pun belum membalas dan hanya read doang. Sampai selang beberapa jam gue baru bales dan timbul percakapan seperti  ini?
Gue : Hmm. Kayanya gajadi deh.
Dia : Kenapa? Kan semalam udah janji.
Gue : Gpp.Ada yang mau aku omongin, penting.
Dia : Omongin apa?
Gue: Maafin aku ya, kayanya kita udah gabisa sama-sama lagi.

Selanjutnya gue lupa percakapannya, tapi intinya adalah gue udah mutusin dia, dan minta putus dengan cara baik-baik lewat chat. Kenapa minta putus? Seperti yang gue ceritain di atas, bahwa gue baru tersadar ternyata pacaran itu hanyalah membuat rugi. Dan pacaran hanyalah akan menjadi dosa.

Justru setelah putus, gue jadi jauh merasa lebih lega, lebih bebas, bagaikan ikan cupang yang tadinya ditaro di gelas aqua lalu dilepaskan ke habitatnya, bebas banget kan. Karena tidak ada lagi rasa cemburu dan dicemburui, tidak ada lagi rasa khawatir, tidak ada lagi rasa bersalah kalau lupa untuk ngabarin.

Dalam Al-Qur’an Surah Al Isra ayat 32 disebutkan yang artinya:
“Dan Janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”.

Dari sini mungkin banyak perdebatan, banyak yang bilang bahwa pacaran itu halal asalkan pacarannya baik-baik. Namun, Jumhur ulama (kebanyakan ulama) mengharamkan pacaran, karena tidak ada ajarannya dalam islam. Nabi dan para sahabat tidak melakukan pacaran sebelum menikah.

Semenjak putus dan berhenti dari dunia MLM, gue pun mencari kegiatan positif. Karna gue ga ikut UKM apapun di kampus (jangan ditiru ya). Oia gue lupa cerita, kalau gue kuliah di salah satu Universitas Islam Negeri di Jakarta, ya kalian semua tahu yaitu UIN Jakarta, padahal tempatnya di Ciputat yang udah masuk wilayah Tangerang Selatan.

Selama gue kuliah, gue tinnggal di sebuah gubuk derita, tempat ternyaman yaitu kostan milik saudara gue. Hampir setiap hari gue tidurin kostan tercinta ini (untung kostannya kagak hamil, hehe). Dan gue ngekost sendiri. Waktu itu kite anak anak ipa, lulusan SMAN 69 Jakarta banyak yang daftar di UIN, ada Adam, Alin, Yanti, Randi, Jamia, dan gue. Dan yang masuk UIN yaitu bung Alin dan gue. Saat itu bung Alin tinggal di asrama, sementara gue ngekost di tempat saudara gue.

Oke, balik ke cerita gue. Semenjak putus gue mencoba untuk melakukan hal-hal positif untuk mengisi waktu luang gue, seperti menggambar, bikin video dan mebuat komik. Menurut gue, karna di UIN ini banyak banget mahasiswa yang berasal dari pulau seribu, maka gue bikin grup perkumpulan anak pulau uin jakarta. Gue inget banget waktu itu, kita kumpul pertama kali di Surabi Teras Ciputat, tanggal 31 Agustus 2015. Gue suka banget sama es teh di sana, udah teh nya enak (kalo gasalah teh melati gitu), terus gelasnya juga gede banget (kaya buat naro ikan cupang). Eh kenapa jadi bahas es teh yak, hehe. Jadi pertemuan itu menghasilkan sebuah komunitas yang kini dikenal dengan sebutan KOMPUSER.

Dan semenjak terbentuknya KOMPUSER, seminggu sekali kita ngadain pertemuan, yaitu setiap hari minggu. Jadi, ini sangat mengisi waktu kosong gue, yang dimana lebih baik daripada diisi buat pacaran. Senen sampai jum’at kuliah, sabtu istirahat di kostan, dan minggunya kita kumpul.

Namun, ternyata ada yang lebih sulit dari hijrah yaitu istiqomah. Bukan berarti gue yang memutuskan untuk tidak pacaran tidak mendapat godaan. Justru godaan banyak berdatangan, saat itu ada dua orang adek kelas yang ngajakin pacaran, dan Alhamdulillah gue tolak, karena masih berpegang teguh sama prinsip gue yaitu no khalwar until akad, tidak ada hubungan sebelum akad.

Ok, mungkin sekian dulu cerita dari gue, insyaallah nanti lanjut lagi. Mohon maaf bila ada kekurangan, yang benar datangnya dari Allah dan yang salah datangnya dari syaitan (hehe nyari pembelaan diri).
Wassalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Kamis, 12 Juli 2018

Menuju Baik Part 1

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Kali ini gue bakalan bercerita tentang perjalanan hidup gue (ceileh), maksud gue cerita tentang kehidupan gue menjadi jomblo selama beberapa Tahun. Pada Penasaran gak? Apa? Enggak? Yauda deh gue gajadi cerita. Penasaran? Okelah bakal gue ceritain. So Dibaca ya guys kisah gue.

Semua itu bermula saat gue kelas XI SMA dan mau naek ke kelas XII. Buat yang belum tahu, gue sekolah di salah satu SMA Negeri yang ada di Jakarta, eh SMA Negeri emang cuma ada satu yah di Pulau Seribu, tepatnya di Pulau Pramuka yaitu SMAN 69 Jakarta. Gue jurusan IPA tapi sampe sekarang gue masih belum mengerti tentang fisika, kimia, dan biologi. Kebetulan saat itu gue terpilih sebagai ketua OSIS.

Ok kita lanjut ke cerita, saat itu sudah selesai semester 2 dan akan memasuki semester 1 gue naek ke kelas XII. Di Sekolah kami ada tradisi atau program Tadabbur alam yang dimana di organisir oleh anak-anak Rohis dibantu dengan anak OSIS. Jadi, kegiatan Tadabbur alam adalah sebuah kegiatan yang dimana anak kelas X (sebagai peserta) dam kelas XI (sebagai panitia) didampingi guru-guru pergi ke suatu tempat alam terbuka dengan tujuan pembekalan materi-materi keislaman dan kepemimpinan.

Dan kebetulan, tempat yang dipilih untuk lokasi tadabbur alam adalah di Sukabumi, Jawa Barat. Di sana kami menyewa sebuah villa yang cukup luas, dan halamannya pun luas. Singkat cerita, isi materi tadabbur alam kali itu adalah tentang mencari jati diri, taubat, mengenal Tuhan dan Rasul lebih dalam, Pelatihan Sholat khusuk dan masih banyak lainnya.

Alhamdulillah dari kegiatan tersebut banyak bekal yang kami dapati, termasuk gue yang seorang panitia juga ikut mendapatkan pembekalan. Di mulai dari situlah gue mulai berhijrah, gue sering menangis ketika sholat dan membaca al-Qur’an. Selain itu, sholat gue menjadi lebih panjang (lama) dari biasanya. Gue juga memutuskan untuk tidak pacaran lagi yang dimana kondisi saya saat itu masih pacaram.

Materi-materi yang disampaikan pada tadabbur alam masih terngiang-ngiang di kepala gue. Dan terus gue pegang sampai memasuki kelas XII. Sebagai ketua OSIS, gue menjadi panitia Masa Orientasi Sekolah (MOS). Dari sinilah cobaan terus menghampiri gue. Pada awal awal sekolah gue masih istiqamah dengan hijrah gue. Sampai saat itu, ada mantan yang ngajak balikan, dan gue tolak. Karena saat itu pikiran gue bahwa pacaran adalah haram.

Namun, syaitan tetaplah syaitan yang tugasnya menggoda anak cucu adam sampai hari kiamat untuk mau mengikuti jalan mereka. Dan gue pun termakan godaan syaithan. Gue yang saat itu bersikeras untuk tidak pacaran mulai goyah, gue mulai mendekati seorang perempuan, yaitu adik kelas gue. Gue pun tidak terlalu ingat, gimana ceritanya gue dan dia bisa deket. Kami pun chattingan, sampai tumbuhlah perasaan suka (namanya juga cinta monyet). Dan pada akhirnya kami pun jadian. Pupuslah semua ajaran ajaran saat tadabbur alam dahulu.

Pada mulanya, saat kami jadian, masih belum berani telponan, hanya lewat chat bbm dan sms saja. Namun, lama kelamaan mulai berani telponan, mulai berani panggil sayang, mulai berani jalan berduaan. Sungguh, sangat jauh sekali dari ajaran agama. Saat itu, gue berpikir bahwa pacaran tidak dosa jika pacarannya baik baik saja, pacaran yang ngajak sholat, ngajak ngaji, ngingetin makan, dan tidak sampai melakukan hubungan badan. Sungguh, anggapan yang sangat keliru sekali saya saat itu, karena terbawa nafsu dan memungkiri kalimat kalimat Ilahi yang sebenarnya sudah tahu tapi tidak dijalankan. Asttaghfirullah.

Semakin hari, kami pun semakin so sweet (kata-kata yang terlontar saat masih zaman cinta monyet). Sampai bisa dibilang dunia menjadi milik kita berdua. Hubungan kamipun terbilang cukup awet yaitu selama dua tahun. Dan saat itu saya sudah masuk kuliah, sedangkan pacar gue masih sekolah karena dia adek kelas gue, di bawah 2 tahun dari gue.
Dan pada saat gue kuliah, banyak cobaan yang menghampiri hubungan gue. Saat itu gue ikut Multi Level Marketing. Dan hampir setiap hari gue luangin waktu buat ngejalanin itu. Gue pun udah jarang hubungi dia, sampai beberapa bulan. Selain itu, gue juga diterpa beberapa kabar bahwa dia sering jalan sama cowok lain.

Saat gue memasuki semester 3 perkuliahan, hubungan gue sama doi semakin renggang. Saat itu gue coba memperbaiki hubungan dengan dia. Gue inget banget waktu itu sehari sebelum puasa di Tahun 2015 gue menciba baikan dan ngajak ketemuan di hari pertama puasa. Dan tahu apa yang terjadi? Malam hari itu, selesai tarawih, gue memutuskan untuk menonton youtube. Yang muncul pertama kali di beranda youtube gue adalah film “Cinta Shubuh” karya Film Maker Muslim, Daqu movie.
Dari situ gue mendapatkan tamparan keras, bahwa tidak ada yang namanya pacaran yang islami. Yang ada hanyalah pacaran setelah menikah. Jadi keputusannya adalah halalkan atau tinggalkan. Karena kondisi gue saat itu masih kuliah semester awal dan belum ada mata pencaharian, serta menurut gue bahwa cewek ini emang ga pantes buat gue, jadi gue memiiih untuk meninggalkan.

Dan gue baru sadar bahwa ada banyak sekali kerugian saat kita pacaran.Waktu terbuang sia-sia, uang juga terbuang, sering galau gak jelas, dan kalau pacaran itu hanya akan menabung dosa. Kalau nabung duit sih bolehlah, tapi kalau dosa, siapa juga yang mau.

Pada pagi harinya, dia chat “Yang, jadi ga ketemu hari ini?”. Gue pun belum membalas dan hanya read doang. Sampai selang beberapa jam gue baru bales dan timbul percakapan seperti  ini?
Gue : Hmm. Kayanya gajadi deh.
Dia : Kenapa? Kan semalam udah janji.
Gue : Gpp.Ada yang mau aku omongin, penting.
Dia : Omongin apa?
Gue: Maafin aku ya, kayanya kita udah gabisa sama-sama lagi.

Selanjutnya gue lupa percakapannya, tapi intinya adalah gue udah mutusin dia, dan minta putus dengan cara baik-baik lewat chat. Kenapa minta putus? Seperti yang gue ceritain di atas, bahwa gue baru tersadar ternyata pacaran itu hanyalah membuat rugi. Dan pacaran hanyalah akan menjadi dosa.

Dalam Al-Qur’an Surah Al Isra ayat 32 disebutkan yang artinya:
“Dan Janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”.
Dari sini mungkin banyak perdebatan, banyak yang bilang bahwa pacaran itu halal asalkan pacarannya baik-baik. Namun, Jumhur ulama (kebanyakan ulama) mengharamkan pacaran, karena tidak ada ajarannya dalam islam. Nabi dan para sahabat tidak melakukan pacaran sebelum menikah.

Semenjak putus dan berhenti dari dunia MLM, gue pun mencari kegiatan positif. Karna gue ga ikut UKM apapun di kampus (jangan ditiru ya). Oia gue lupa cerita, kalau gue kuliah di salah satu Universitas Islam Negeri di Jakarta, ya kalian semua tahu yaitu UIN Jakarta, padahal temoatnya di Ciputat yang udah masuk wilayah Tangerang Selatan.

Selama gue kuliah, gue tinnggal di sebuah gubuk derita, tempat ternyaman yaitu kostan milik saudara gue. Hampir setiap hari gue tidurin kostan tercinta ini (untung kostannya kagak hamil, hehe). Dan gue ngekost sendiri. Waktu itu kite anak anak ipa, lulusan SMAN 69 Jakarta banyak yang daftar di UIN, ada Adam, Alin, Yanti, Randi, Jamia, dan gue. Dan yang masuk UIN yaitu bung Alin dan gue. Saat itu bung Alin tinggal di asrama, sementara gue ngekost di tempat saudara gue.

Oke, balik ke cerita gue. Semenjak putus gue mencoba untuk melakukan hal-hal positif untuk mengisi waktu luang gue, seperti menggambar, bikin video dan mebuat komik. Menurut gue, karna di UIN ini banyak banget mahasiswa yang berasal dari pulau seribu, maka gue bikin grup perkumpulan anak pulau uin jakarta. Gue inget banget waktu itu, kita kumpul di Surabi Teras Ciputat, tanggal 31 Agustus 2015. Gue suka banget sama es teh di sana, udah teh nya enak (kalo gasalah teh melati gitu), terus gelasnya juga gede banget (kaya buat naro ikan cupang). Eh kenapa jadi bahas es teh yak, hehe. Jadi pertemuan itu menghasilkan sebuah komunitas yang kini dikenal dengan sebuat KOMPUSER.

Dan semenjak terbentuknya KOMPUSER, seminggu sekali kita ngadain pertemuan, yaitu setiap hari minggu. Jadi, ini sangat mengisi waktu kosong gue, yang dimana lebih baik daripada diisi buat pacaran. Senen sampai jum’at kuliah, sabtu istirahat di kostan, dan minggunya kita kumpul.

Namun, ternyata ada yang lebih sulit dari hijrah yaitu istiqomah. Bukan berarti gue yang memutuskan untuk tidak pacaran tidak mendapat godaan. Justru godaan banyak berdatangan, saat itu ada dua orang adek kelas yang ngajakin pacaran, dan Alhamdulillah gue tolak, karena masih berpegang teguh sama prinsip gue yaitu no khalwar until akad, tidak ada hubungan sebelum akad.

Ok, mungkin sekian dulu cerita dari gue, insyaallah nanti lanjut lagi. Mohon maaf bila ada kekurangan, yang benar datangnya dari Allah dan yang salah datangnya dari syaitan (hehe nyari pembelaan diri).
Wassalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Senin, 18 Juni 2018

Apakah ini Sebuah De Ja Vu?

Sebagai warga pulau seribu, sudah tak asing lagi dengan yang namanya kapal... Karena di Pulau Seribu sarana transportasi umum ya hanya kapal laut...
Mau tidak mau jika ingin berpergian dari satu pulau ke pulau lain, atau dari pulau ke Jakarta daratan harus naik kapal laut... Karena tdk ad pilihan lain..... Dan warga pulau seribu menyebut kapal laut yg menjadi transportasi umum ini dg sebutan "ojek"

Dulu waktu gue sd, lupa kelas berapa, antara kelas 1,2 atau 3...
Wktu itu pas lagi liburan semester, dan brhubung gue punya saudara di Cilincing, jadi tiap Liburan semester gw harus naik ojek untuk mencapai tujuan gue yaitu ke Cilincing..

Jarak dari Pulau Pramuka ke Muara Angke lumayan jauh, kalau naek ojek bisa 3-4 jam... Dan saat gue naek ojek waktu itu, kebetulan lagi ombak banget, dan alhasil kapal ojek pun terombang ambing di lautan... Banyak ibu2, red: ema2 yg histeris ketakutan, pada istighfar, dan baca bacaan...

Tapi gue berbeda dengan mereka, seorang anak kecil yang masih polos saat itu. Gue seorang diri malah kegirangan, dan teriak horeee, uhuuyyy,   asiiikkk, padahal gue blm bisa berenang saat itu...

Dan alhasil, gue pun ditegorin sama nyokap gue, katanya "orang2 pada istighfar, baca2an, eh ini malah kegirangan lagi ombak,"

Beberapa tahun kemudian,
Anak itu pun tumbuh dewasa, dan kembali menggandrungi lautan dengan naik ojek...
Kini, saat ombak menerpa, sang anak yg sdh dewasa itu tak lagi teriak gembira, melainkan istgighfar dan baca2an selayaknya yang di sarankan oleh ibunda nya dahulu...

Dan kamvretnya, skrg saat gue udh tidak teriak kegirangan karena ombak, eh malah ada anak2 kecil lain yang kegirangan...

Apakah ini sebuah dejavu? 😂

Sabtu, 16 September 2017

Nikahan

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh

Nikah?
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, nikah adalah ikatan (akad) perkawinan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama....

Zaman sekarang nih Nikah itu bisa dijadiin ladang gengsi.... Apalagi buat para orangtua...
Kalo gue sih jadiin ladang bisnis...
Karena nikahan, kita jadi bisa open order cetakan undangan, jasa busana, makeup, dekorasi, Wedding Organizing, atau kita bisa buka jasa menggagalkan ‘nikahan mantan’

Ada tuh yang kalau nikah, maharnya harus emas 200 karat, uang 200 juta, pesawat, kenapa ga sekalian aja kapal pesiar?
Dengan mahalnya mahar, secara tidak langsung para orangtua mempersulit anaknya atau calon mantunya untuk menikah....

Padahal dalam Islam ada hadits yang mengatakan “Di antara kebaikan wanita ialah yang memudahkan maharnya” (HR Ahmad)

Nah, akhir-akhir ini beranda sosmed gue penuh dengan postingan nikahan...
Ada beberapa mantan gue yang ga ngundang gue pas dia nikahan, baik itu pas akad atau resepsi....

Ini jadi timbul di benak gue... Kenapa mantan-mantan gue ga ngundang gue pas nikahan?

Pertama... Karna doi mikir kalo gue dateng, acara nikahannya bakal gagal
Kedua... Doi mikir, dengan ga ngundang gue berarti dia menghormati suaminya
Ketiga... Mungkin Doi belum move on
Keempat... Karna waktu pacaran kita udah saling kenal satu sama lain, doi jadi tau prilaku gue, makanya doi kaga ngundang gue, karna takut makanannya abis ama gue
Kelima... Dia tau kalo gue dateng, pasti bakal kasih amplop kosong
Keenam... Nah ini waktu kami masih pacaran, doi sering minjem duit gue, makanya dia ga ngundang gue karna takut ditagih utangnya..... Kalo misalkan ditagih nanti doi kaga jadi resepsinya

Nikahan

Materi

Rabu, 26 April 2017

Mana Kesetaraan Gender?

Oke, Assalammu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Selamat menghirup udara, wahai makhluk bumi...

Kenalin nama gue Muhammad Faiz Fikri...
Biasa dipanggil.... eh nggak deh... gue jarang dipanggil
Hehee... Serius serius,,, gue biasa dipanggil Faiz

Kali ini gue mau nulis apa yang ada di pikiran gue,,,
Gile keren banget ya,, pikiran gue bisa nulis,,,

Gue itu kadang kecewa dengan orang-orang yang tidak berlaku adil,
Ngomongnya doang Adil,,, eh gataunya namanya Emang Adil,,,

Serius sob, gue kadang sebel gitu sama orang yang gak adil,
Contohnya ketika gue ngampus, dan gue terlambat, gue ga dapet absen,
Bahkan lebih parah gue pernah disuruh keluar,

Eh pas giliran temen temen gue yang cewek terlambat,
Itu dosen pura-pura ga terjadi sesuatu men,,,
Mereka dapet absen,,, Dipersilahkan masuk,,
Bahkan mereka dihidangin makanan,
Enak banget yak diperlakuin spesial gitu,

Mana, katanya kesetaraan gender, buktinya mana???

Bukankah Allah sangat membenci orang yang mengatakan sesuatu, padahal dia tidak mengerjakannya.

Maka, ada pepatah mengatakan “Dont judge book by the cover”
Artinya, jangan melihat sesuatu dari luar saja.
Kadang yang terlihat baik bagi kita, belum tentu buruk
Sebaliknya, yang buruk bagi kita, belum tentu baik.
Harusnya, cari tahu dulu kenapa bisa terlambat?
Coba kalo ditanya gitu,
gue gabisa jawab :D

mungkin itu aja singkat tulisan dari gue,
Krtitik dan sarannya monggo di komentar
Wassalammu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Rabu, 23 November 2016

Pertemuan tak sengaja



Ceritanya pd siang hari itu,
Gue pergi ke daerah kampung Gunung, Jombang, Ciputat.
Untuk memenuhi tugas, yaitu observasi ke Masjid Nurul Yaqin..

Stelah mencari cari alamat, Nanya sana sini,
Akhirnya gue nemuin tuh Masjid...
Sampe d situ pas dikit lagi mau adzan Dzuhur..
Gue pun sholat Dzuhur d sana...
Tapi... Ketika gue slesai berwudhu,
Dan bergegas meninggalkan tempat wudhu,
Gue berpas-pasan dengan seorang gadis yang sangat indah, dan gue pun tertunduk malu lalu langsung meninggalkannya untuk segera masuk ke masjid....

Sayyidina Ali berkata :
Jangan kau ikuti pandangan dg Pandangan selanjutnya....
Pandangan pertama yang tidak disengaja adalah untukmu,
Tapi pandangan selanjutnya adalah dosa bagimu....

:D
#edisiwawancaratapibelumnemunarasumbernya

Sabtu, 10 September 2016

Idul Adha (kayanya sih stand up)

Assalamualaikum warrahmatullahi ta'ala wabarakatuh...

Idul Adha,,,,

Dulu waktu gue masih kecil, seneng banget tuh sama momentum idul adha.
Dan hal yg paling gue inget adalah, ketika hewan kurban sudah berdatangan di tempat gue,
Gue sama temen - temen nyambutnya meriah banget sob,
Bahkan lebih meriah dibanding nyambut presiden

Dan paling parahnya, kita sering ngeledekin hewan kurban,
Kaya gini, ciee yg besok mau di potong,,, ciee yg besok mau dijadiin kurban,,
Gue inget banget tuh, itu sapi sama kambing langsung nangis digituin,
Mereka juga punya perasaan sob,,,

Harusnya gini,,,,
Cieee besok mau gue jadiin sate, cieee besok mau gue bikin rendang.

Tapi menurut gue, lebih baik hewan kurban dibanding manusia yg berbuat onar,
Seenggaknya daging atau kulit mereka bisa bermanfaat untuk orang banyak,
Lah kalo manusia onar kaya koruptor, pezinah, rampok, dll itu apanya yg bermanfaat,
Iya bermanfaat, bermanfaat buat syeitan, biar bisa nemenin mereka di neraka.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”

Oke sekian dari gue Wassalammu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Jumat, 22 Juli 2016

Hampir Ribut (Cerita Gue)

Oke Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh....

Gue Muhammad Faiz Fikri anak sholeh yang sholeha kembali ngeblog #deeerrr
Kali ini gue mau lanjut nulis story of my life,,,
Kisah gue udah masuk ke kelas VIII SMP yakk...

Oiaa dulu gue masuk ke kelas VIII-2 , dan kondisi gue waktu itu masih jimblo,,, tapi gue masih ngejar Erin,,, dan Erin semakin jauh,,, ciee kesian,,,

Seminggu setelah gue jadi siswa kelas VIII, gue pun ada panggilan untuk mengikuti jambore penggalang se kepulauan seribu,, yaitu di Pulau Tidung tapi gue lupa tahun berapa yah sekitar 2009/2010 lah gitu,,, ada yang inget gak tahun berapa???

Yoi selama kurang lebih empat hari gue ikut kegiatan pramuka disana,,, bersama sahabat sahabat gue yang ikut pramuka,,, Pandi, Sofi, Ojan, Oji, Usup, Andre, Rosihan dll,,, ya pokoknya rombongan gue lah,,, alhamdulillah rombongan gue yang dipanggil buat mewakili sekolah,,, dengan ditambah beberapa personil dari adek kelas,,,
Ada juga dua regu perempuan dari sekolah kita,,
Jadi SMPN 133 Jakarta mengutus 3 regu

Waktu pertama sampe ke Pulau Tidung, kita langsung ke lokasi perkemahan,,,
Kirain mah deket,,, eh gataunya jauh banget broo,,, mana jalan kaki lagi,, eits tapi inget anak pramuka gaboleh ngeluh,,, ya gak???

Setelah sampai di lokasi perkemahan, orang orang pun mulai memasang tenda, tapi tidak dengan kami.... Ya bener,,, kite orang pada makan dulu,, hahaa
Tapi langsung dapet teguran dari Kak Reno (pembimbing kita waktu itu, bersama Almarhumah Kak Susan). Akhirnya kami memutuskan untuk mempercepat makan dan menyegerakan membangun tenda...

Dan tenda kita waktu itu tenda paling gede se perkemahan itu,,, ya kira kira muat 100 orang lah,,, haha kagak,,, mungkin skitar 20 orang dewasa. Alhamdulillah....

Ternyata gue punya banyak saudara di Pulau Tidung, ya soalnya nyokap asli sana,,,, alhasil gue pun numpang mandi di rumah saudara gue, numpang makan, numpang tidur,, yakali tidur disana,, ya tidur di tenda atuh tetep,,,,

Singkat cerita, ternyata di acara jambore itu ada penilaian,,, ada lomba tandu, terus yang diriin tongkat itu apa namanya lupa,, lomba semapur,,, lomba penampilan,,, lomba apalagi lupa yang pake kompas itu, sandi rumput, sandi morse,,, pidato bahasa inggris,, lomba p3k,, eh sama aja ya tandu,,,

Kalau lomba tandu,,, pasti anak yang paling kecil dijadiin sebagai korban,,, ya biar enteng di gotongnya,, dan untung bukan gue yang jadi korbannya,, haha biasanya sih gue
Waktu itu kita nampil dengan menyanyikan lagu laskar pelangi. Dan pengen ditambah dengan sulap,,, tapi ditolak,,, kata panitianya kelamaan,, kamvret emang,,,

Dan yang lomba menggunakan kompas kita pun mengarang, karena kita ga bawa kompas. Itupun karna ga ada pemberitahuan sebelumnya.

Dan gue ditunjuk buat pidato bhs inggis,,, tanpa persiapan apapun,,
Tapi Alhamdulillah, di sekolah gue ikut ekskul english club,,, jadi ya bisa dikit dikit lah

Semua kegiatan kami ikuti dengan baik, taat, sopan,,,
Dan derrr,,, tibalah di hari terakhir,,,,

Pengumuman regu terbaik,,,, kita sih nggak ngarep juara karena kita kurang persiapan,,
Tapi Allah begitu baik sama kita,,,,
Alhamdulillah kita dapet juara harapan 1,,, ya walaupun Cuma juara harapan tapi gapapa yang penting kita berusaha

Dan if you know, kita ditraktir sama kak Reno waktu itu,,,, asikkkkk
Kalo bisa sih sekarang traktir lagi,,, hahaa

Oia gue lupa cerita waktu itu kita hampir ribut sama pemuda disana,,, soalnya salah satu temen kite yaitu Aril ada konflik. Jadi gini, waktu itu Aril ga sengaja nyenggol pemuda di sana,,, dan pemuda itu ga seneng,, yaiyalah klo seneng mah dia ktawa,,,
Akhirnya aril diajakin ribut, dan kamvretnya si aril malah nantang balik,, tapi kaburlah si Aril..

Stelah berhasil kabur,, si aril ceritalah ke kita kita,,, haha kita sih siap aja buat lawan mereka,,, tapi berhubung kita datang dengan baik-baik maka pulangpun harus baik-baik,,
Dan untungnya si pemuda itu lupa sama tampangnya si Aril,, ya kita gajadi ribut dah,,,

Oke cerita tentang aril udah kelar,,
Oia waktu itu kita ada kendala di kompor, kompor yang kita bawa ternyata pelantik nya rusak,, tapi alhamdulillah ada orang jualan disana, jadi kita minjem deh pelantiknya,, makasih mbo,,,

Ya if you know, anak pramuka gajauh dari masakan nasi kelembekan, nasi sedikit angus, mie nya terlalu lembek, haha tapi semua itu ga kerasa kalo kita bersyukur dan bareng temen temen, semua itu bakal terasa indah sob,,

Kelarlah cerita tentang aktifitas gue di seminggu awal sebagai siswa kelas VIII,,, sampai bertemu di kisah kisah selanjutnya....

Ingat, ambil yang baik buang yang buruk..


Sekian dari gue Wassalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Minggu, 17 Juli 2016

Bukan Karma (Cerita Gue(

Oke Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh....

Gue Muhammad Faiz Fikri yang lagi nyari jodoh kembali ngeblog #deeerrr
Kali ini gue mau lanjut nulis story of my life,,,
Gue bakalan ceritain kehidupan gue di masa lampau,,,, banyak kejadian kejadian kelam yang gue alami,,, banyak juga kejadian absurd dan bahagia,, campur aduk deh,, makanya simak aje di blog aye

Setelah putus sama Retno kalau ga salah itu di akhir semester 1 waktu gue kelas 1 smp, gue akhirnya memutuskan buat ngejar Erin,,, orang yang sempat gue abaikan malah kini gue ngejar balik,,, apakah ini yang dinamakan kurma?
Puasa udah lewat woyyy kurma udah ga musim,,,
Tapi karna gue orang Arab, ga afdhol kalo ga ada Kurma di rumah,

Tapi gue bukan lagi ngebahas kurma,,, gue lagi ngebahas “Karma”... jreng jrengg jrenggg,,, tolong itu bagian sound, di nyalain backsoundnya...
Ya karma itu sebenernya tidak ada dalam islam,, melainkan ajaran hindu
Karma berdasarkan kbbi adalah perbuatan manusia ketika hidup
Ya gue ga percaya sama karma,,
Tapi gue percaya sama Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa setiap kebaikan atau keburukan sebesar biji jarrah akan dibalas,,
Haha jadi panjang kan...

Jadi intinya, gue yang tadinya mengabaikan Erin begitu aja berbalik mengejar do’i. Tapi waktu itu gue belom tau namanya. Nah kebetulan waktu itu kelas IX lagi ada Try Out Ujian Nasional, dan di ruang ujian itu kan di tempel foto, nomor induk siswa dan nama. Akhirnya setelah berkeliling mencari ruangan yang ada foto orang yang gue cari akhirnya gue tau kalau namanya Erin.

Erin ini orangnya cantik, putih, gurih, di goreng dadakan Cuma 500 rupiah,,
Setelah gue tau namanya ya sedikit lega lah gue,,, karena ini awal mula perjuangan gue buat ngedapetin do’i,,, gue mulai cari informasi tentang Erin ke temen-temen gue yaitu para kakak kelas gue,,, ya bisa dibilang gue waktu itu cukup akrab sama anak kelas IX terutama sama Zuhro, Mariana, Diana, Pipit, Nur atau disapa Heboo,, ya dipanggil Hebo karena memang orangnya heboh banget dah...
 Etdah iss temen lu cewek semua ya hahaa

Ya Seperti biasa hampir slalu nitip salam buat do’i lewat temen-temennya,,, sayangnya waktu gue ngejar do’i, do’i malah udah punya pacar,,, apess banget dah,,,
Tapi gue ga patah kaki eh patah semangat maksudnya,,,
Gue terus ngejar doi dan nunggu doi putus,,,

Dan setelah gue dapet nomernya,,, gue terus sms doi tapi doi Cuma bales sedikit aja,
Dan kadang gue telpon tapi doi jarang angkat,,,
Sampai suatu ketika waktu itu doi udah putus sama pacarnya,,, dan gue berpikir bahwa inilah saat yang tepat untuk berbisnis,,, bukan bukan,,,
Ulangi ya kalimatnya,,
Gue berpikir bahwa inilah saat yang tepat buat gue ngedapetin doi,,,
Padahal doi lebih tua 2 tingkatan kelas dari gue,, tapi gue tetep optimis :D

Dan waktu itu ada kejadian dimana Erin kakinya ketusuk Lepo (orang pulo pasti tau ikan ini),,, ya dia ketusuk lepo dan gabisa masuk sekolah selama kurang lebih 1 bulan,,,
Dan lagi lagi ini kesempatan gue buat merebut hatinya doi,,
Waktu itu hampir setiap hari gue ke rumah doi buat melihat keadaannya,,
Tapi kamvretnya waktu itu gue terlalu takut untuk bicara,,, dan gue Cuma mampir ke rumahnya dan ga ngomong apa-apa,,, gue ga berani ngomong,,, untung ada temen temen gue Andre, Hebo, Zuhro, Diana, Bayem, Pipit, dll yang jadi perantara antara gue sama Erin...

Dan semenjak kunjungan itu, gue juga jadi lumayan akrab sama kakaknya Erin yaitu Ka Fitri (waktu itu masih SMA) dan ka Ika (Guru SD)... sangkin akrabnya waktu itu gue sempet ditraktir bakso sama ka Ika,, beh mantap dah pokoknya,,,

Dan hari demi hari gue lewati,,, dengan terus memberikan perhatian gue ke doi tanpa pernah bilang kalau gue suka sama diaaa,,,
Dan perasaan ini semakin tumbuh, tapi gue tetep ga pernah ungkapin ke doi sampai akhirnya doi sudah lulus SMP dan gue naek ke kelas VIII SMP

Oke gue cukupin sampai di sini dulu yah, nanti dilanjut lagi



Jumat, 15 Juli 2016

Semakin Kenal Lalu Putus (Cerita Gue)

Bismillahirrahmanirrahim,,,
Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,,
Gue Muhammad Faiz Fikri yang cita-citanya pengen punya istri empat, kembali ngeblog setelah sekian lama menghilang
Oia Sob, pertama-tama gue mau ngingetin nih buat yang suka menyingkat-nyingkat salam. Contohnya : ass, asskum, mikum, dll. Karena kalau temen-temen tahu singkatan itu akan merubah makna yang sebenarnya. Yang seharusnya arti salam itu adalah mendo’akan sesama muslim malah salah arti kalau di singkat, seperti : ass (pantat) -_-
So, kalau ucap salam yang bener yah J
Oke, kali ini gue mau lanjutin blog tentang kehidupan gue. Gue review sebentar ya cerita yang sebelumnya, yaitu pas gue sama Retno janjian untuk ketemuan dan hanya saling diem-dieman seperti mayat hidup. Dan akhirnya pertemuan itu selesai. Retno balik kerumahnya dan gue balik ke rumah Retno. Eh rumah gue maksudnya...
Nah semenjak pertemuan kami itu, hubungan kami pun stabil. Ga romantis-romantis banget dan ga bertengkar-bertengkar banget, ya biasa aja. Hari demi hari pun terus kami lewati, dengan kejadian ini mengajarkanku apa artinya kenyamanan, kesempurnaan, kenyamanan, ketertiban, kerapihan, keabsahan, keindahan, kekuasaan,,,,, Cintaaa....
Hampir setiap hari gue telponan sama Retno. Di zaman itu, untung nelpon ke sesama telkom flexi gratis. Jadi enak tanpa mikirin pulsa :D. Sayangnya Retno waktu itu hapenya lagi rusak dan hp gue juga ilang, jadi gue telponannya pake telpon rumah yang ada di ruang tamu tapi gue bawa masuk ke kamar. Sedangkan Retno pake Hp temennya, Isna.
Dan semakin hari kami pun semakin dekat, dekat dengan kematian,,, ciee lagi bener lu izzz,,   ini serius, hubungan gue sama retno semakin dekat. Dan pernah waktu itu gue telponan sama Retno di depan Andre, sobat gue.. Dan Andre minta Retno menyanyikan lagu Gugur bunga dengan alibi kalau gak nyanyi berarti ga sayang sama gue,,
Akhirnya dengan terpaksa Retno menyanyikan lagu Gugur Bunga, dan suaranya bagus sih makanya dia kepilih buat tampil dalam sebuah acara kabupaten untuk mewakili sekolahnya. Saat dia nyanyi, suara telponnya gue gedein pake Toa masjid.. haha... Ya kagaklah, gue loudspeak suaranya biar gue sama Andre bisa sama-sama denger..
Dan semakin hari gue semakin kenal sama Retno dan Retno pun semakin kenal sama dirinya sendiri.. yaiyalah.. Gue sangkin kenalnya sama Retno sampai hafal lagu kesukaannya dia, waktu itu lagi zamannya Wali sih,, dan lagu kesukaannya judulnya “Dik”,,, dan di zaman itu lagi musim RBT gitu deh,,, jadi tiap gue mau telponan sama Retno pasti ngedenger lagu itu..
Oia gue punya kisah yang absurd nih men,,, jadi waktu itu Retno mau ulang tahun dan gue bingung mau ngasih kado apa,,, karena waktunya sudah mepet akhirnya pikiran gue buntu dan gue memutuskan buat ngasih dia uang 100 ribu dan surat yang tulisannya
“Dear Retno,
Maaf, uang ini ga ada maksud apa-apa, karena gue bingung mau ngasih kado apa sama kamu,
Makanya gue ngasih uang ini biar kamu bisa belanjain sendiri kadonya”

Deerr,, gila kan gue,, haha
Iya bener,,, Retno pun enggan untuk menerima dan uang yang gue kasih dibalikin sama do’i,,,
Dan gue memutuskan buat traktir temen-temen gue makan bakso di rumah temen gue, ya bisa dibilang baksonya terkenal se Pulau Pramuka, yaitu bakso mbo Neni. Dan temen gue namanya Pandi.
Ya walaupun gue kecewa karena uang yang gue kasih buat beli kado ga diterima, tapi di sisi lain gue seneng bisa traktir temen-temen gue walaupun Cuma sedikit, hehe..
Namun, entah apa yang ada di pikiran gue saat itu, gue berniat buat mutusin Retno. Bukan, bukan karena dia ga baik, dia itu orangnya baik banget, perhatian, berbakat, dan lain-lain. Tapi semua itu seakan ga membuat gue luluh. Lagi-lagi sifat playboy dan kekanak-kanakan gue muncul lagi...
Dan deerrrrrrr,,,, putuslah hubungan kami
Semenjak putus, sebenernya gue masih sayang sama doi tapi ada cewek lain yang menarik perhatian gue saat itu, yaitu Erin, yang belum tau Erin silahkan baca postingan gue sebelumnya.

Oke gue gamau bahas Erin dulu, gue masih mau bahas tentang Retno.
Waktu itu, kalau ga salah pas liburan semester, angkatan gue ngadain jalan-jalan ke Pulau Air, ya angkatan gabungan dari SMP dan MTS. Dan Retno ngajakin gue buat ikutan dengan mengatakan kalau ini permintaan terakhirnya atau sebagai perpisahan. Tapi gue menolak buat ikut, dan gue gatau betapa kecewanya perasaan doi waktu itu...

Oke sob, kisah gue Sama Retno udah kelar,, nanti gue lanjutin kisah yang lainnya,,,
Jangan lupa koment dan share yaa,, karena semua itu membuat gue semangat buat ngeblog lagi,,
Ambil yang baik dan buang sisi buruk dari blog ini,

Sekian dari gue
Wassalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh



Jumat, 01 Juli 2016

Ramadhan

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah,, alhamdulillahi rabbil ‘alamin wabihi nasta’in wa’ala umuridunya waddin, wassolatu wassalamu ‘ala asrofil ambiyai wamursalin,, wa’ala alih washohbihi ajma’in,, ammaba’du..

Yang saya hormati para pemerintah, para pejabat negeri ini khususnya para pejabat pulau pramuka……

Yang terhormat para ulama, para guru dan orang orang yang dituakan disini yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, tanpa mengurangi rasa hormat.

Bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas, mba-mba, adek-adek sekalian..

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat taufik hidayah serta inayah nyalah sehingga kita dapat berkumpul di masjid ini guna melaksanakan sholat taraweh malam pertama,,, Siap bapak ibu???

Shalawat serta salam, tak lupa kita sanjungkan kepada junjungan kita, baginda nabi besar Muhammad SAW,, yang telah membimbing kita dari zaman zahiliyah hingga zaman terang benderang seperti ini…

Hadirin yang dirahmati Allah,
Alhamdulillah kita masih diberi nafas untuk mengabdikan diri di bulan penuh berkah dan magfirah ini. Bulan dimana segala amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Bulan dimana segala doa akan dikabulkan.

Banyak sekali keutamaan bulan Ramadhan yang bisa dilacak infonya di dalam hadis-hadis Rasul SAW.. di antaranya :
Pada bulan ini semua amal akan dilipatgandakan pahalanya. Diceritakan oleh Salman al-Farisi r.a bahwa Rasul S.A.W pernah berkata: “Barang siapa yang mengerjakan amal sunnah meski kecil, pahalanya sama seperti amal fardhu. Siapa yang mengerjakan amal fardhu, maka pahalanya seperti mengerjakan 70 amal fardhu.”
Masya Allah, begitu istimewanya bulan ini. Amal-amal sunnah saja kalau mau ngerjain pahalanya setara ama ibadah fardhu. Ueenaaak toh, Pak, Bu? Maka dari itu, pada bulan ini mari kita perbanyak amal-amal ibadah, baik yang sunah apalagi wajib.
Terus Hari ini kita ngomongin soal pahala...
Secara bahasa pahala itu artinya hadiah yg diberikan karena kelakuan baik..
Tapi kalo kita berbuat baik ngarep pahala itu juga salah
.Itu sama aja kaya kita baru abis nolongin orang, trus ngarep dikasih duit
malah diceramahin.
.nolong nyebrang jalan  aja minta duit.
.Udah gitu sama nenek sendiri lagi.

Kali ini saya akan membahas tentang pahala puasa aja ya...
Bnyak org yg nerapin sistem " tdurnya org yg berpuasa itu ibadah" jadi mereka tidur aja tuh dari jem 4 shubuh sampe jem7 malem...
Berharap dapat pahala....
Udah gitu tidurnya sambil ngemil....

Padahal hadits yg mnyatakan "tidurnya org berpuasa adalah ibadah" itu adalah hadits dhaif .... Hadits dhaif itu adalah hadits yang tergolong lemah... Seakan akan kita brtanya ini bener  ga dari rasul...
Kaya kita nerima bbm aneh... Eh ternyata dibajak....
Lawan dari pahala itu dosa...
Mereka brtanding 10x .. Ko 2x .. 2,5% nya di sumbangin ke anak yatim...
Nggak nggak ini srius...
Dosa itu lebih gampang diperoleh..
Misal buat kita, menatap wajah lawan jenis itu udah dosa.
Lalu ada juga hadits dhaif yg bilang kalau puasa dibagi menjadi 3, yaitu 10 hari pertama sebagai rahmat.. 10 hari Pertengahan sebagai  ampunan  dan 10 hari terakhir  sebagai pembebasan dari api neraka...
Pahala di bulan ramadhan sangat banyak..
Kita ngaji 1 ayat aja akan dikalikan 10xlipat..
Jadi kita berlomba2 berbuat kebajikan.. Insya….. Allah…
Kembali ke leptop...
Pak... Bu...
Ada hikmah Puasa Ramadhan.. Allah memerintahkan kita, umat muslim, untuk berpuasa bukan semata-mata agar kita mematuhi perintahnya atau bertaqwa demi kebaikan  untuk dzat-Nya. Namun perintah tersebut tentunya untuk kebaikan si hamba itu sendiri. Secara tegas pernah dikatakan Nabi SAW.,
“Man Shooma ramadhaana iimaanaan wahtisaaban gufira lahu maa taqaddama min dzanbihi”
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka akan diampuni dosa-dosa yang telah diperbuatnya.”
Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda, :Puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada seorang hamba di hari kiamat kelak. Puasa berkata :’Ya Allah, aku telah menghalanginya makan dan mengumbar nafsu, maka jadikanlah aku perantara untuk menyampaikan syafaat-Mu padanya.” (HR. Ahmad dan Hakim)
Bahkan untuk kebaikan secara fisik Nabi Muhammad SAW pernah berkata : “Berpuasalah kalian, karena berpuasa itu menyehatkan.”
Nah, jelas sekali bahwa kebaikan dari puasa itu kembali pada orang yang melakukan puasa itu sendiri, bukan untuk Allah SWT,, karena pada hakikatnya Allah Swt,, tidak membutuhkan kebaikan dari hamba-Nya. Karena Dia Maha kuasa lagi Maha Segalanya.
Alangkah ruginya orang yang masih enggan untuk berpuasa . Bagaimana nggak rugi, Allah sudah berjanji akan kasih berbagai kebaikan bagi orang yang berpuasa. Dan, janji Allah itu kagak mungkin diingkari. Beda ama kita yang kalau janji tetap ingkar.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Dengan berpuasa, seseorang akan diangkat derajatnya. Karena besarnya perjuangam dan pengorbanan yang ditempuhnya. Menahan lapar dan dahaga, menahan diri dari kendali nafsu, emosi dan semacamnya. Ibarat padi pengen jadi nasi tumpeng. Dia ditanam, diguyur hujan, disengat sinar matahari. Trus setelah dipanen dijemur lagi. Setelah itu ia ditumbuk atau digiling, ditanak di atas tungku yang panas.
Memang sudah jadi sunnatullah, untuk mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan yang sejati diperlukan pengorbanan juga perjuangan besar. Walaupun mungkin ada yang bisa dapetin kesenangan secara instan dan nggak perlu ngeluarin banyak pengorbanan, saya yakin kebahagiaan dan kesenangan yang didapatnya nggak tahan lama and nggak berkah.
Pakk... bu....
Pada bulan ramadhan terdapat malam yg sangat istimewa yaitu malam lailatul qadar..
Kenapa disebut qadar.. Karena pada malam ini ayat suci al qur'an diturunkan sekaligus di lauful mahfudz.. Sebelum diturunkan kepada rasulullah melalui malaikat zibril di goa hiro pertama kali pada tanggal 17 ramadhan.. Yg disebut nuzulul qur'an...
Dan pada malam lailatul qadar yg artinya takdir atau ketentuan allah.. Krna pada malam ini allah telah menentukan jodoh.. Kematian.. Rezeki..

Para ulama akan menangis pada malam-malam akhir di bulan ramadhan...
Karena akan ditinggalkan bulan yang penuh berkah.. Penuh ampunan..
para ulama biasanya mengisi malam malam akhir di bulan Ramadhan dengan istighfar dengan berzikir dengan meminta ampun pada Allah dengan bertaubat taubatan nasuha
Saya mengutip perkataan dari Ustadz Muhammad Arifin Ilham.. beliau berkata “semua dosa akan diampuni dan seluruh aib tidak akan dibuka pada Hari pembalasan... itulah untuk orang yang bertaubat taubatan nasuha.”
Cukup sekian yang dapat saya sampaikan,, mudah-mudahan kite full puase 1 bulan tarawehnya juga,, dan sholat wajibnye kagak bolong,, InsyaAllah...
إذَا مَا قَالَ لِي رَبِّي أَ مَا استَحْيَيْتَ تَعْصِيْنِي
Jika Rabb-ku berkata kepadaku, “Apakah engkau tidak malu bermaksiat kepada-Ku?”

وَتُخفِي الذَنبَ عَن خَلقِي وَ بِالعِصيَانِ تَأتِينِي
Engkau menutupi dosamu dari makhluk-Ku tapi dengan kemaksiatan engkau mendatangi-Ku

فَكَيفَ أُجِيبُ يَا وَيْحِيِ وَ مَن ذَا سَوفَ يَحمِينِي؟
Maka bagaimana aku akan menjawabnya? Aduhai, celakalah aku dan siapa yang mampu melindungiku?

أُسَلِّي النَفْسَ بِالآمَالِ مِن حِينٍ إِلَى حِينِي
Aku terus menghibur jiwaku dengan angan-angan dari waktu ke waktu

وَ أَنْسَى مَا وَرَاءَ المَوْتِ مَاذَا بَعْدُ تَكْفِينِي
Dan aku lalai terhadap apa yang akan datang setelah kematian dan apa yang akan datang setelah aku dikafani

كَأَنِّي قَدْ ضّمِنتُ العَيشَ لَيسَ المَوْتُ يَأْتِينِي
Seolah-olah aku akan hidup selamanya dan kematian tidak akan menghampiriku

وَ جَائَتْ سَكرَةُ الموتِ الشَدِيدَةُ مَن سَيَحْمِينِي
Dan ketika sakaratul maut yang sangat berat datang menghampiriku, siapakah yang mampu melindungiku?

نَظَرْتُ إِلَى الوُجُوْهِ أَ لَيْـسَ مِنهُمْ مَنْ سَيَفْدِينِـــي
Aku melihat wajah-wajah manusia, tidakkah ada di antara mereka yang akan menebusku?

سَأُسْأَلُ مَا الذِي قَدَّمْتُ فِي دُنيَايَ يُنْجِينِي
Aku akan ditanya tentang apa yang telah aku persiapkan untuk dapat menyelamatkanku (di hari pembalasan)

فَكَيْفَ إِجَابَتِي مِنْ بَعدُ مَا فَرُّطْتُ فِي دِينِي
Maka bagaimanakah aku dapat menjawabnya setelah aku


melupakan agamaku

وَ يَا وَيْحِي أَ لَــــمْ أَسْمَعُ كَلَامَ اللهِ يَدْعُوْنِي
Aduhai sungguh celakalah aku, tidakkah aku mendengar firman Allah yang menyeruku?

أَ لَــــمْ أَسْمَعْ لِما قَد جَاءَ فِي قَافٍ وَ ياسِين
Tidakkah aku mendengar apa yang datang kepadaku (dalam surat) Qaaf dan Yasin itu?

أَ لَـــمْ أَسْمَعْ بِيَوْمِ الحَشْرِ يَوْمَ الجَمْعِ وَ الدِّينِي
Tidakkah aku mendengar tentang hari kebangkitan, hari dikumpulkannya (manusia), dan hari pembalasan?

أَ لَـــمْ أَسْمَعْ مُنَادِي المَوْتِ يَدْعُوْنِي يُنَادِينِي
Tidakkah aku mendengar panggilan kematian yang selalu menyeruku, memanggilku?

فَيَا رَبَّــــاه عَبدٌ تَــائِبٌ مَنْ ذَا سَيَؤْوِينِي
Maka wahai Rabb-ku, akulah hambamu yang ingin bertaubat, siapakah yang dapat melindungiku?

سِوَى رَبٍّ غَفُوْرٍ وَاسِعٍ لِلحَقِّ يَهْدِيْنِي
Melainkan Rabb yang Maha Pengampun lagi Maha Luas Karunianya, Dialah yang memberikan hidayah kepadaku


أَتَيْتُ إِلَيْكَ فَارْحَمْنِي وَثَقِّـــلْ فِي مَوَازِينِي
Aku datang kepada-Mu, maka rahmatilah diriku dan beratkanlah timbangan (kebaikanku)

وَخَفِّف فِي جَزَائِي أَنتَ أَرْجَـى مَنْ يُجَازِيْنِي
Ringankanlah hukumanku, sesungguhnya hanya Engkaulah yang kuharapkan pahalanya untukku

Sekian dari saya..
Wabilahi taufiq walhidayah,, Wassalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,,


Kamis, 10 Maret 2016

Tips berkuliah

Oke,, Assalammu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Gue Muhammad Faiz Fikri kembali ngeblog setelah sekian lama,, karena kesibukan di dunia nyata,,

Nah kali ini gue mau ngasih tips nih,, gimana cara menjalani perkuliahan,,

1. Pastiin dosen yang lo pilih itu sesuai dengan selera lo,,

Lah indomie aja aja seleranya,, apalagi dosen,, nah semua itu tergantung dari lo sob,, lo mau dosen yang tegas, lucu, ataupun cuek,, nah semua itu tergantung selera lo,, kalo gue sih mending dosen yang killer,,
Karena semakin killer dosennya semakin memicu adrenalin gue,, hahaa

2. Maksimalkan jatah absen
Nah dosen gue kebanyakan ngasih jatah absen 3 kali kagak hadir (tanpa keterangan)... nah pastiin lo manfaatin jatah ini,, makanya kuliah gausah rajin-rajin amat,,, kata dosen gue juga “ngapain kuliah, kalo masih bego mah”,, “Mending di rumah,, sama aja bego juga” hahaa

3. Maksimalin batas telat
Pada umumnya sih dikasih 15 menit ‘telat’ masuk kelas,, nah lo manfaatin nih,, gausah lah masuk pagi pagi banget,,,

4. Deketin temen
Nah kalo lo punya sohib kan enak,, misal lo kagak ngarti pelajaran “x”,, lo bisa nanya ke temen lo,,, tapi jangan kaya gue ,, kalo ada tugas gue minta temen gue yg kerjain,, gue nya malah ngepes (main ps),, hahaa

5. Pake Pakaian yang sopan
Jangan ke kampus Cuma pake kaos oblong, celana pendek, sendal jepit, bawa rokok,, dikira tukang bangunan,,,

6. Duduk di bangku paling belakang
Jadi kalo dosen lo ngebosenin kan enak,, bisa tiduran di kursi belakang,, soalnya jarang ada dosen yang kebelakang,, biasanya duduk di depan

7. Pastiin tiap kekampus udah mandi
Gue pernah ke kampus ga mandi,, sering malah,, ya walaupun bau badan gue ga kecium temen temen,, tapi tetep aja badan gue kerasa ga enak gimana gitu,,

8. Pastiin lo dikampus yang bener
Misalnya STIE Ahmad Dahlan dan UMJ itu deketan,, nah kalo lo anak UMJ ya ngampusnya di UMJ,, jangan ke sTIE ahmad Dahlan,, nanti lo keder jadinya,,

9. Bawa makanan ke kelas,,
Kadang ada dosen yg ngizinin bawa makanan kekelas bahkan boleh makan saat mata kuliah dia berjalan,, nah manfaatin dah tuh buat jualan,, haha

10. Pastiin duduk deket AC,,
Jangan jauh jauh dari AC yaa,, soalnya kagak enak kalo jauh jauh dari AC sob,,

Sekian  tips dari gue semoga bermanfaat :)

Selasa, 05 Januari 2016

Dukun (stand up)

Oke Assalammu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,,
Kenalin gue Muhammad Faiz Fikri dan gue dari arab,
Dukun,,, dukun berdasarkan kbbi artinya :
orang yang mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna, dan sebagainya);
Nah dukun ini ada banyak macemnya sob,
Dukun beranak,, dukun jampi jampi, dukun santet,, dukun nikah,,,,
dan buah dukun,,
Biasanya org yg pergi ke dukun itu org yg patah hati,,, pengen nyantet ,
Yaelah lo kalo patah hati mah ngapain ke dukun,,,
Mending ke showroom mobil,,
Iya lo jadi dukun showroom,,
Di arab juga banyak dkun sob,, bahkan sejak zaman rasul,,
Dan kita sbg seorang muslim dilarang keras ke dukun,
Kcuali dukun nya lembek baru boleh,,
Haha ngga gitu,
Maka ada hadits nabi :
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض عَنِ النَّبِيِّ ص قَالَ: اِجْتَنِبُوا السَّبْعَ اْلمَوْبِقَاتِ. قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَ مَا هُنَّ؟ قَالَ: اَلشِّرْكُ بِاللهِ، وَ السِّحْرُ، وَ قَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللهُ اِلاَّ بِاْلحَقِّ، وَ اَكْلُ الرِّبَا، وَ اَكْلُ مَالِ اْليَتِيْمِ، وَ التَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ، وَ قَذْفُ اْلمُحْصَنَاتِ اْلغَافِلاَتِ اْلمُؤْمِنَاتِ. البخارى و مسلم
Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW beliau bersabda, "Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan !" Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, apa tujuh perkara itu ?" Beliau bersabda, "1. Syirik kepada Allah, 2. sihir, 3. membunuh jiwa yang Allah mengharamkannya kecuali dengan haq, 4. makan riba, 5. makan harta anak yatim, 6. lari dari peperangan (sebagai pengecut), dan 7. menuduh berzina pada wanita yang baik-baik lagi mukminah". [HR. Bukhari dan Muslim].
Dan gue sebagai orang arab
Benci banget sama dukun yg berkedok ustadz,,
Busett dah sholat iya ngaji iya, ehh make jimat,,
Kalo mau kaya gue nih. Kaga make jimat,, kaga sholat kga ngaji,
Haha sholat lah woyy masa engga,,
Lagian gue percaya ga percaya sih sama dukun,
Pernah waktu itu gue mau ngetengetes dukun,,
Gue samperin tuh dukun dan gue tanya
Gue : bang,, lo dukun kan?"
Dukun : iya de',, ada yg bisa dibantu
Gue : coba tebak, tadi shubuh gue sholat di masjid mana?
D : wah pasti tadi di masjid al hidayah kan..
G : salah bang,, org tadi gue sholat dirumah,,
D : kamvret -,-
Sekian dr gue Faiz,,
Wassalammu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Senin, 04 Januari 2016

Tips Memilih Perguruan Tinggi

Oke...
Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh..
Kembali lagi sama gue sob,,
Muhammad Faiz Fikri,, Orang yang terlahir di benua amerika tapi memegang erat budaya arab..

Disini gue mau ngasih tips nih buat kalian para calon mahasiswa/i yang pengen lanjutin kuliah tapi bingung mau kemane,,,

1. Pastiin lo tau apa bakat dan minat lo,,
Ga mungkin kan,, gue nebak bakat dan minat lo,, secara gue bukan dukun,, dan yang tau bakat dan minat lo adalah diri lo sendiri,, begitu juga dengan gue,, gue sendiri dan gue jomblo *apaansih iz.. hahaa

Misal lo yg hobi ngegambar walaupun gambar lo gajauh beda sama gambaran anak TK... Ya Lo bisa ngambil DKV (Desain Komunikasi Visual),,, nah walaupun gambar lo ga bagus-bagus amat,, tapi gue percaya bahwa itu semua bisa dilatih,, yang penting lo mencintai dunia gambar atau seni,, Insyaallah seiring berjalannya waktu gambar lo juga bakal lebih baik,, ya walaupun Cuma setara dengan gambaran anak SD :D
Nah buat yg mau ngambil jurusan DKV ini gue punya beberapa rekomendasi nih :

Pertama, Institut Seni Indonesia ,, nah kampus ini termasuk negeri men,, dan masuknya juga susah,, tapi kualitas jangan ditanya,, pasti pecah sob...

Kedua, Institut Teknologi Bandung, nah ini sama kerennya sob sama ISI Jogja

Ketiga, Binus University dan UMN (Universitas Multimedia Nusantara), kedua kampus ini fokus di pengembangan ICT atau teknologi komputer,, jadi lo bisa tuangin hobi lo ngegambar di komputer,, nah khusus di binus,, itu keren parah sumpah,, apalagi DKV New Media,, Itu Lab Komputernya aja merk Apple bro,, nah tapi kedua kampus ini adalah milik swasta dan bayarannya juga cukup lumayan,,
Kalo diibaratin biaya 1 semester di binus sama aja sampe gue sarjana s2 di uin jakarta.. hahaa
Mungkin ada beberapa kampus lagi,,

Nah buat yang bakat yang berhubungan dengan ekonomi gue saranin sih di UI, tapi masuknya susah banget sob,,
Buat yang mau mendalami agama di perguruan tinggi,, di UIN Jakarta dan UIN-UIN lainnya ,,
Dan masih banyak lainnya,,,

2. Pastiin lo dapet restu dari kedua orang tua
Nah ini penting nih,, karena “Ridhonya orang tua, ridhonya Allah”... nah pastiin kalo pilihan lo itu ga bertentangan dengan orangtua,,

3. Pastiin Biaya lo cukup sob dan kalo bisa ga membebani orangtua
Gue saranin sih masuk perguruan tinggi negeri ya,, soalnya dari segi biaya kita ditanggung sama pemerintah,, dan kalaupun biaya per semesternya itu biasanya relatif terjangkau sob...
Dan kalaupun masuk swasta,, carilah yang sesuai dengan biaya,, karena gaenak juga kan ditengah tengah kuliah harus berhenti karena ga ada biaya..
Nah kalopun kekurangan biaya,, kalian bisa kerja sambil kuliah kaya temen gue :D

4. Sholat Istikharoh
Kalo lo muslim, pasti lo tau ajaran Rasulullah S.A.W yang satu ini,, ya ini dia sholat istikharoh,, kita meminta sama Allah untuk diberi petunjuk,, Percayalah Petunjuk dari Allah itulah yang terbaik...

5. LULUS UN
Ya kalo ga lulus UN, gimana bisa kuliah,, haha

Gue rasa itu ajasih tips dari gue,,