Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah,, alhamdulillahi rabbil ‘alamin wabihi nasta’in wa’ala umuridunya waddin, wassolatu wassalamu ‘ala asrofil ambiyai wamursalin,, wa’ala alih washohbihi ajma’in,, ammaba’du..
Yang saya hormati para pemerintah, para pejabat negeri ini khususnya para pejabat pulau pramuka……
Yang terhormat para ulama, para guru dan orang orang yang dituakan disini yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, tanpa mengurangi rasa hormat.
Bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas, mba-mba, adek-adek sekalian..
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat taufik hidayah serta inayah nyalah sehingga kita dapat berkumpul di masjid ini guna melaksanakan sholat taraweh malam pertama,,, Siap bapak ibu???
Shalawat serta salam, tak lupa kita sanjungkan kepada junjungan kita, baginda nabi besar Muhammad SAW,, yang telah membimbing kita dari zaman zahiliyah hingga zaman terang benderang seperti ini…
Hadirin yang dirahmati Allah,
Alhamdulillah kita masih diberi nafas untuk mengabdikan diri di bulan penuh berkah dan magfirah ini. Bulan dimana segala amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Bulan dimana segala doa akan dikabulkan.
Banyak sekali keutamaan bulan Ramadhan yang bisa dilacak infonya di dalam hadis-hadis Rasul SAW.. di antaranya :
Pada bulan ini semua amal akan dilipatgandakan pahalanya. Diceritakan oleh Salman al-Farisi r.a bahwa Rasul S.A.W pernah berkata: “Barang siapa yang mengerjakan amal sunnah meski kecil, pahalanya sama seperti amal fardhu. Siapa yang mengerjakan amal fardhu, maka pahalanya seperti mengerjakan 70 amal fardhu.”
Masya Allah, begitu istimewanya bulan ini. Amal-amal sunnah saja kalau mau ngerjain pahalanya setara ama ibadah fardhu. Ueenaaak toh, Pak, Bu? Maka dari itu, pada bulan ini mari kita perbanyak amal-amal ibadah, baik yang sunah apalagi wajib.
Terus Hari ini kita ngomongin soal pahala...
Secara bahasa pahala itu artinya hadiah yg diberikan karena kelakuan baik..
Tapi kalo kita berbuat baik ngarep pahala itu juga salah
.Itu sama aja kaya kita baru abis nolongin orang, trus ngarep dikasih duit
malah diceramahin.
.nolong nyebrang jalan aja minta duit.
.Udah gitu sama nenek sendiri lagi.
Kali ini saya akan membahas tentang pahala puasa aja ya...
Bnyak org yg nerapin sistem " tdurnya org yg berpuasa itu ibadah" jadi mereka tidur aja tuh dari jem 4 shubuh sampe jem7 malem...
Berharap dapat pahala....
Udah gitu tidurnya sambil ngemil....
Padahal hadits yg mnyatakan "tidurnya org berpuasa adalah ibadah" itu adalah hadits dhaif .... Hadits dhaif itu adalah hadits yang tergolong lemah... Seakan akan kita brtanya ini bener ga dari rasul...
Kaya kita nerima bbm aneh... Eh ternyata dibajak....
Lawan dari pahala itu dosa...
Mereka brtanding 10x .. Ko 2x .. 2,5% nya di sumbangin ke anak yatim...
Nggak nggak ini srius...
Dosa itu lebih gampang diperoleh..
Misal buat kita, menatap wajah lawan jenis itu udah dosa.
Lalu ada juga hadits dhaif yg bilang kalau puasa dibagi menjadi 3, yaitu 10 hari pertama sebagai rahmat.. 10 hari Pertengahan sebagai ampunan dan 10 hari terakhir sebagai pembebasan dari api neraka...
Pahala di bulan ramadhan sangat banyak..
Kita ngaji 1 ayat aja akan dikalikan 10xlipat..
Jadi kita berlomba2 berbuat kebajikan.. Insya….. Allah…
Kembali ke leptop...
Pak... Bu...
Ada hikmah Puasa Ramadhan.. Allah memerintahkan kita, umat muslim, untuk berpuasa bukan semata-mata agar kita mematuhi perintahnya atau bertaqwa demi kebaikan untuk dzat-Nya. Namun perintah tersebut tentunya untuk kebaikan si hamba itu sendiri. Secara tegas pernah dikatakan Nabi SAW.,
“Man Shooma ramadhaana iimaanaan wahtisaaban gufira lahu maa taqaddama min dzanbihi”
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka akan diampuni dosa-dosa yang telah diperbuatnya.”
Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda, :Puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada seorang hamba di hari kiamat kelak. Puasa berkata :’Ya Allah, aku telah menghalanginya makan dan mengumbar nafsu, maka jadikanlah aku perantara untuk menyampaikan syafaat-Mu padanya.” (HR. Ahmad dan Hakim)
Bahkan untuk kebaikan secara fisik Nabi Muhammad SAW pernah berkata : “Berpuasalah kalian, karena berpuasa itu menyehatkan.”
Nah, jelas sekali bahwa kebaikan dari puasa itu kembali pada orang yang melakukan puasa itu sendiri, bukan untuk Allah SWT,, karena pada hakikatnya Allah Swt,, tidak membutuhkan kebaikan dari hamba-Nya. Karena Dia Maha kuasa lagi Maha Segalanya.
Alangkah ruginya orang yang masih enggan untuk berpuasa . Bagaimana nggak rugi, Allah sudah berjanji akan kasih berbagai kebaikan bagi orang yang berpuasa. Dan, janji Allah itu kagak mungkin diingkari. Beda ama kita yang kalau janji tetap ingkar.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Dengan berpuasa, seseorang akan diangkat derajatnya. Karena besarnya perjuangam dan pengorbanan yang ditempuhnya. Menahan lapar dan dahaga, menahan diri dari kendali nafsu, emosi dan semacamnya. Ibarat padi pengen jadi nasi tumpeng. Dia ditanam, diguyur hujan, disengat sinar matahari. Trus setelah dipanen dijemur lagi. Setelah itu ia ditumbuk atau digiling, ditanak di atas tungku yang panas.
Memang sudah jadi sunnatullah, untuk mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan yang sejati diperlukan pengorbanan juga perjuangan besar. Walaupun mungkin ada yang bisa dapetin kesenangan secara instan dan nggak perlu ngeluarin banyak pengorbanan, saya yakin kebahagiaan dan kesenangan yang didapatnya nggak tahan lama and nggak berkah.
Pakk... bu....
Pada bulan ramadhan terdapat malam yg sangat istimewa yaitu malam lailatul qadar..
Kenapa disebut qadar.. Karena pada malam ini ayat suci al qur'an diturunkan sekaligus di lauful mahfudz.. Sebelum diturunkan kepada rasulullah melalui malaikat zibril di goa hiro pertama kali pada tanggal 17 ramadhan.. Yg disebut nuzulul qur'an...
Dan pada malam lailatul qadar yg artinya takdir atau ketentuan allah.. Krna pada malam ini allah telah menentukan jodoh.. Kematian.. Rezeki..
Para ulama akan menangis pada malam-malam akhir di bulan ramadhan...
Karena akan ditinggalkan bulan yang penuh berkah.. Penuh ampunan..
para ulama biasanya mengisi malam malam akhir di bulan Ramadhan dengan istighfar dengan berzikir dengan meminta ampun pada Allah dengan bertaubat taubatan nasuha
Saya mengutip perkataan dari Ustadz Muhammad Arifin Ilham.. beliau berkata “semua dosa akan diampuni dan seluruh aib tidak akan dibuka pada Hari pembalasan... itulah untuk orang yang bertaubat taubatan nasuha.”
Cukup sekian yang dapat saya sampaikan,, mudah-mudahan kite full puase 1 bulan tarawehnya juga,, dan sholat wajibnye kagak bolong,, InsyaAllah...
إذَا مَا قَالَ لِي رَبِّي أَ مَا استَحْيَيْتَ تَعْصِيْنِي
Jika Rabb-ku berkata kepadaku, “Apakah engkau tidak malu bermaksiat kepada-Ku?”
وَتُخفِي الذَنبَ عَن خَلقِي وَ بِالعِصيَانِ تَأتِينِي
Engkau menutupi dosamu dari makhluk-Ku tapi dengan kemaksiatan engkau mendatangi-Ku
فَكَيفَ أُجِيبُ يَا وَيْحِيِ وَ مَن ذَا سَوفَ يَحمِينِي؟
Maka bagaimana aku akan menjawabnya? Aduhai, celakalah aku dan siapa yang mampu melindungiku?
أُسَلِّي النَفْسَ بِالآمَالِ مِن حِينٍ إِلَى حِينِي
Aku terus menghibur jiwaku dengan angan-angan dari waktu ke waktu
وَ أَنْسَى مَا وَرَاءَ المَوْتِ مَاذَا بَعْدُ تَكْفِينِي
Dan aku lalai terhadap apa yang akan datang setelah kematian dan apa yang akan datang setelah aku dikafani
كَأَنِّي قَدْ ضّمِنتُ العَيشَ لَيسَ المَوْتُ يَأْتِينِي
Seolah-olah aku akan hidup selamanya dan kematian tidak akan menghampiriku
وَ جَائَتْ سَكرَةُ الموتِ الشَدِيدَةُ مَن سَيَحْمِينِي
Dan ketika sakaratul maut yang sangat berat datang menghampiriku, siapakah yang mampu melindungiku?
نَظَرْتُ إِلَى الوُجُوْهِ أَ لَيْـسَ مِنهُمْ مَنْ سَيَفْدِينِـــي
Aku melihat wajah-wajah manusia, tidakkah ada di antara mereka yang akan menebusku?
سَأُسْأَلُ مَا الذِي قَدَّمْتُ فِي دُنيَايَ يُنْجِينِي
Aku akan ditanya tentang apa yang telah aku persiapkan untuk dapat menyelamatkanku (di hari pembalasan)
فَكَيْفَ إِجَابَتِي مِنْ بَعدُ مَا فَرُّطْتُ فِي دِينِي
Maka bagaimanakah aku dapat menjawabnya setelah aku
melupakan agamaku
وَ يَا وَيْحِي أَ لَــــمْ أَسْمَعُ كَلَامَ اللهِ يَدْعُوْنِي
Aduhai sungguh celakalah aku, tidakkah aku mendengar firman Allah yang menyeruku?
أَ لَــــمْ أَسْمَعْ لِما قَد جَاءَ فِي قَافٍ وَ ياسِين
Tidakkah aku mendengar apa yang datang kepadaku (dalam surat) Qaaf dan Yasin itu?
أَ لَـــمْ أَسْمَعْ بِيَوْمِ الحَشْرِ يَوْمَ الجَمْعِ وَ الدِّينِي
Tidakkah aku mendengar tentang hari kebangkitan, hari dikumpulkannya (manusia), dan hari pembalasan?
أَ لَـــمْ أَسْمَعْ مُنَادِي المَوْتِ يَدْعُوْنِي يُنَادِينِي
Tidakkah aku mendengar panggilan kematian yang selalu menyeruku, memanggilku?
فَيَا رَبَّــــاه عَبدٌ تَــائِبٌ مَنْ ذَا سَيَؤْوِينِي
Maka wahai Rabb-ku, akulah hambamu yang ingin bertaubat, siapakah yang dapat melindungiku?
سِوَى رَبٍّ غَفُوْرٍ وَاسِعٍ لِلحَقِّ يَهْدِيْنِي
Melainkan Rabb yang Maha Pengampun lagi Maha Luas Karunianya, Dialah yang memberikan hidayah kepadaku
أَتَيْتُ إِلَيْكَ فَارْحَمْنِي وَثَقِّـــلْ فِي مَوَازِينِي
Aku datang kepada-Mu, maka rahmatilah diriku dan beratkanlah timbangan (kebaikanku)
وَخَفِّف فِي جَزَائِي أَنتَ أَرْجَـى مَنْ يُجَازِيْنِي
Ringankanlah hukumanku, sesungguhnya hanya Engkaulah yang kuharapkan pahalanya untukku
Sekian dari saya..
Wabilahi taufiq walhidayah,, Wassalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar